1. Sisi Negatif ( Kepercayaan )
Orang Jawa sebagian besar secara nominal menganut agama Islam. Tetapi ada juga yang menganut agama Protestan dan Katolik. Mereka juga terdapat di daerah pedesaan. Penganut agama Buddha dan Hindu juga ditemukan pula di antara masyarakat Jawa. Ada pula agama kepercayaan suku Jawa yang disebut sebagai agama Kejawen. Kepercayaan ini terutama berdasarkan kepercayaan animisme dengan pengaruh Hindu-Buddha yang kuat. Masyarakat Jawa terkenal akan sifat sinkretisme kepercayaannya. Semua budaya luar diserap dan ditafsirkan menurut nilai-nilai Jawa sehingga kepercayaan seseorang kadangkala menjadi kabur.
2. Sisi Positif ( Kesenian )
Orang Jawa terkenal dengan budaya seninya yang terutama dipengaruhi oleh agama Hindu-Buddha, yaitu pementasan wayang. Repertoar cerita wayang atau lakon sebagian besar berdasarkan wiracarita Ramayana dan Mahabharata. Selain pengaruh India, pengaruh Islam dan Dunia Barat ada pula. Seni batik dan keris merupakan dua bentuk ekspresi masyarakat Jawa. Musik gamelan, yang juga dijumpai di Bali memegang peranan penting dalam kehidupan budaya dan tradisi Jawa.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Jawa
Minggu, 29 Mei 2011
Sabtu, 23 April 2011
DEMOKRASI BARAT VS DEMOKRASI INDONESIA
PERBEDAAN :
- DEMOKRASI BARAT
1. Menganut demokrasi Liberal atau Kapitalis
2. Bentuk negara Federal
- DEMOKRASI INDONESIA
1. Menganut demokrasi Pancasila
2. Bentuk negara Kesatuan
3. Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan
KELEBIHAN :
- DEMOKRASI BARAT
1. HAM dipegang teguh dan dijunjung tinggi oleh negara
2. Memiliki Sosialisme Demokrasi atau Demokrasi Sosial
3. Demokrasi menggunakan cara yang realistis dan efektif
- DEMOKRASI INDONESIA
1. Bebas berpendapat
2. Bebas beraspirasi
3. Bebas berdemonstrasi
KELEMAHAN :
- DEMOKRASI BARAT
1. Karena terdapat negara-negara bagian di negara barat maka terkadang terjadi masalah yang di karenakan undang-undang yang di buat oleh negara bagian bertentangan dengan pemerintah pusatnya atau pemerintah federal.
2. Terlalu Imperialisme
- DEMOKRASI INDONESIA
1. Terlalu banyak partai
2. Mudah terpengaruh dengan pendapat yang tidak baik
3. Tidak adanya respon cepat dari pemerintah untuk menanggulangi masalah-masalah yang terjadi pada rakyat
Kamis, 24 Maret 2011
DEMOKRASI
Kata Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, Demos dan Kratos. Demos berarti rakyat dan Kratos yang berarti memerintah. Abraham Lincoln mengatakan bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan yang di selenggarakan “dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. Dalam sistem pemerintahan demokrasi, kedaulatan (kekuasaan tertinggi) berada di tangan rakyat.
Gagasan tentang demokrasi sesungguhnya sudah muncul sejak sekitar abad ke-5 SM pada masa Yunani kuno. Pada waktu itu demokrasi di lakukan secara langsung (Direct Democracy). Namun demokrasi model Yunani ini tidak berlangsung lama, hanya berlangsung beberapa ratus tahun. Pada masa kini semua Negara demokrasi di dunia menerapkan demokrasi tidak langsung atau perwakilan.
Syarat-syarat suatu Negara dan pemerintahan yang demokratis di bawah Rule of Law adalah adanya :
1. Perlindungan secara konstitusional atas hak-hak warga Negara.
2. Badan kehakiman atau peradilan yang bebas dan tidak memihak.
3. Pemilihan umum yang bebas.
4. Kebebasan untuk menyatakan pendapat.
5. Kebebasan untuk berorganisasi dan beroposisi.
6. Pendidikan kewarganegaraan.
Jika keenam syarat tersebut tidak terpenuhi maka sistem pemerintahan tersebut kurang layak di sebut pemerintahan yang demokratis.
Jumat, 25 Februari 2011
Arti Definisi Dan Pengertian Pengangguran
Arti Definisi Dan Pengertian Pengangguran
Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolah SD, SMP, SMA, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan.
Definisi pengangguran secara teknis adalah semua orang dalam referensi waktu tertentu, yaitu pada usia angkatan kerja yang tidak bekerja, baik dalam arti mendapatkan upah atau bekerja mandiri, kemudian mencari pekerjaan, dalam arti mempunyai kegiatan aktif dalam mencari kerja tersebut. Selain definisi di atas masih banyak istilah arti definisi pengangguran diantaranya:
- Definisi pengangguran menurut Sadono Sukirno :
Pengangguran adalah suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya.
- Definisi pengangguran menurut Payman J. Simanjuntak :
Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja berusia angkatan kerja yang tidak bekerja sama sekali atau bekerja kurang dari dua hari selama seminggu sebelum pencacahan dan berusaha memperoleh pekerjaan.
- Definisi pengangguran berdasarkan istilah umum dari pusat dan latihan tenaga kerja :
Pengangguran adalah orang yang tidak mampu mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan uang meskipun dapat dan mampu melakukan kerja.
- Definisi pengangguran menurut Menakertrans :
Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan suatu usaha baru, dan tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
Pengertian Serta Dampak Globalisasi
PENGERTIAN GLOBALISASI
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara.
DAMPAK POSITIF GLOBALISASI BAGI INDONESIA :
Dampak positif Globalisasi bagi Indonesia ikut adalah berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia mengikuti perkembangan di Negara-negara lain. Dengan begitu Indonesia tidak ketinggalan dengan Negara-negara lain.
DAMPAK NEGATIF GLOBALISASI BAGI INDONESIA :
Dampak negatif Globalisasi bagi Indonesia adalah lunturnya jati diri bangsa akibat tidak dapat memisahkan hal mana yang harus di tiru dan hal mana yang tidak harus di tiru. Contohnya adalah gaya hidup masyarakat Indonesia yang saat ini cenderung sudah mencerminkan gaya hidup masyarakat Barat, seperti berkurangnya rasa hormat kalangan muda terhadap kalangan tua, banyaknya busana-busana wanita yang terbuka, makin maraknya Sex bebas, adanya anggota-anggota Geng brutal, dll.
Langganan:
Postingan (Atom)